Apakah Olahraga Mengenakan Masker Berbahaya?

by | Nov 23, 2020 | 0 comments

Di beberapa negara seperti salah satunya Indonesia, penggunaan masker diwajibkan untuk seluruh masyarakat dengan tujuan mengurangi penularan dari corona virus disease 2019 (COVID-19). Virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19 diketahui menyebar melalui tetesan air liur penderita (droplets) dan juga udara (airborne) yang mampu menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas1,2. Penggunaan masker diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat yang berada di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian COVID-19. Namun, penggunaan masker selama olahraga di luar rumah menjadi perdebatan karena masker sendiri dapat mengganggu kenyamanan saat berolahraga.
Berolahraga mengenakan masker diduga mampu menyebabkan tubuh kekurangan oksigen dan menimbulkan gangguan fungsi tubuh dengan gejala seperti pusing, kelelahan, lemas, dan napas pendek. Selain itu penggunaan masker yang lembap karena terkena keringat berpotensi menyebabkan sulit bernapas dan menjadi sarang pertumbuhan bakteri.
Dalam musim pandemi ini, masyarakat disarankan untuk melakukan olahraga di dalam rumah seperti menggunakan treadmill, sepeda statis, atau alat olahraga kardio lainnya. Jika tidak tersedia peralatan olahraga seperti yang sudah disebutkan tadi lompat tali, naik turun tangga, senam, yoga juga bisa menjadi alternatif sebagai olahraga di rumah.
Ketika ingin berolahraga di luar rumah maka masyarakat tetap disarankan untuk mengenakan masker sesuai arahan dari pemerintah. Mengenakan masker saat berolahraga tidak akan berbahaya selama kita tidak melakukan olahraga berat. Namun, olahraga yang disarankan untuk dilakukan yakni olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang seperti jalan ringan, senam, atletik, dan lainnya. Selain mengenakan masker, tidak lupa untuk selalu menjaga jarak, membawa hand sanitizer, dan membawa masker cadangan. Ketika sedang tidak mengenakan masker ada baiknya kita melakukan aktivitas olahraga di tempat yang sepi, menjaga jarak dengan orang lain, dan utamakan untuk berolahraga di rumah saja. Ingatlah jika merasa pusing, lelah, lemas, dan napas pendek saat sedang berolahraga mengenakan masker maka segeralah berhenti dan beristirahat. Ingatlah juga untuk mengganti masker yang sudah lembap atau basah agar tidak menyebabkan kesulitan bernapas dan tidak menjadi sarang dari kuman. Selain itu, penggunaan masker saat berolahraga tidak disarankan kepada masyarakat yang memiliki penyakit kronis sebelumnya dan sebaiknya melakukan olahraga dari rumah saja.