TRIVIA 125| NYERI HAID ? INI YANG BISA KALIAN LAKUKAN !

by | Nov 21, 2020 | 0 comments

NYERI HAID ? INI YANG BISA KALIAN LAKUKAN

Menstruasi atau yang sering disebut datang bulan merupakan siklus luruhnya dinding rahim secara periodik terjadi pada wanita. Periode menstruasi, gejala, dan nyeri haid yang dialami tiap wanita berbeda – beda. Hampir sebagian besar wanita di Indonesia pasti pernah mengalami nyeri saat menstruasi atau yang disebut dengan dismenore. Dismenore merupakan istilah medis untuk menggambarkan keluhan nyeri pada perut bagian bawah saat menstruasi. Biasanya, rasa nyeri ini muncul sebelum atau pada hari pertama dan hari kedua menstruasi. Secara umum, terdapat dua jenis dismenore yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Dismenore primer merupakan nyeri saat menstruasi akibat kontraksi otot dinding rahim dan tidak ditemukan adanya kelainan pada organ reproduksi. Otot dinding rahim yang berkontraksi terlalu kuat menyebabkan pembuluh darah disekitarnya tertekan dan menghambat suplai oksigen ke dalam rahim. Akibat dari rendahnya suplai oksigen inilah yang menimbulkan rasa nyeri sebelum dan saat menstruasi. Sedangkan dismenore sekunder merupakan nyeri yang disebabkan karena ada masalah pada organ reproduksi wanita seperti endometriosis, infeksi dan adenomyosis. Di Indonesia angka kejadian dismenore cukup tinggi yaitu sebesar 64,25%, terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder.
Gejala utama dari dismenore yang dirasakan adalah nyeri pada perut bagian bawah bahkan bisa menyebar sampai ke pinggul, punggung bagian bawah dan paha bagian dalam. Biasanya nyeri dirasakan beberapa jam sebelum menstruasi dan berlangsung 24 jam hingga 72 jam setelah dimulainya perdarahan. Pada sebagian besar wanita, dapat disertai mual, muntah, kelelahan dan sakit kepala. Dismenore yang dialami beberapa wanita mungkin bersifat ringan dan tidak menganggu rutinitas. Namun, bagi wanita lainnya yang mengalami nyeri parah yang menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan sampai menganggu aktivitas sehari-harinya seperti bersekolah dan bekerja. Tidak hanya gejala fisik yang muncul saat menstruasi, tetapi juga gejala emosional seperti sering mengalami perubahan emosi secara drastis dan juga stress.
Ada beberapa cara mudah dan tentu saja dapat dilakukan di rumah untuk mengurangi rasa nyeri saat menstruasi yaitu dengan langkah sebagai berikut :
- Kompres hangat perut.
Langkah ini dapat dilakukan menggunakan botol yang diisi air hangat atau menggunakan handuk kecil yang telah direndam di air hangat. Panas dari air hangat menyebabkan pembuluh darah rahim melebar sehingga dapat memperlancar peredaran darah. Peredaran darah yang lancar mendukung suplai oksigen yang cukup sehingga rasa nyeri berkurang. Sebuah studi menunjukkan kompres perut dengan air hangat pada suhu 40o C efektif meredakan nyeri setara dengan ibuprofen.
- Olahraga sederhana
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, yoga dan senam dapat mengurangi nyeri saat menstruasi karena membantu pelepasan hormon endorphin, salah satu hormon yang meningkatkan mood dalam tubuh.
- Memperhatikan asupan makanan yang tepat
Makanan tinggi lemak, tinggi garam, dan tinggi gula serta minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh, serta alkohol, seperti bir, harus dihindari karena dapat memperparah nyeri saat menstruasi. Perbanyak makanan yang mengandung omega-3 seperti ikan, magnesium seperti cokelat, pisang, tahu, tempe, dan alpukat serta konsumsi vitamin E yang didapat dari konsumsi suplemen vitamin, tauge, sayur, dan kacang – kacangan diketahui dapat membantu mengurangi nyeri.
- Hindari stress
Lakukan hal – hal menyenangkan untuk menghindari stress seperti mendengarkan musik, membaca buku, bernyanyi dan hal lainnya yang dapat membuat perasaan nyaman dan senang.
Lalu kapankah kita perlu pergi ke dokter ketika mengalami dismenore ? Segera cek ke dokter apabila mengalami masalah sebagai berikut :
1. Nyeri yang dirasakan bertahan dan semakin parah lebih dari 3 hari.
2. Nyeri muncul ketika tidak sedang menstruasi.
3. Muncul demam ketika sedang mengalami nyeri menstruasi.
4. Berumur lebih dari 25 tahun dan mengalami nyeri mestruasi yang parah untuk pertama kali.
Nyeri saat menstruasi merupakan hal umum yang sering dialami oleh wanita. Peningkatan kesadaran akan gejala – gejala yang berkaitan dengan kesehatan organ reproduksi dan pengetahuan akan perawatan nyeri menstruasi yang dapat dilakukan di rumah sangat penting untuk diketahui oleh setiap wanita. Apabila mengalami gejala – gejala nyeri yang bertambah parah dan tidak biasa segera periksa ke dokter.
Sumber :
1. Lorna Collier. When to See a Doctor for Menstrual Cramps. Healthgrades. 2019. Tersedia di : https://www.healthgrades.com/right-care/womens-health/when-to-see-a-doctor-for-menstrual-cramps
2. Savitri T. Dismenore. Hellosehat. 2020. Tersedia di : https://hellosehat.com/kesehatan/penyakit/dismenore/#gref
3. Wilson DR. Home Remedies to Relieve Menstrual Pain. Healthline. 2020. Tersedia di : https://www.healthline.com/health/womens-health/menstrual-cramp-remedies#otc-medications