TRIVIA 107 | NON FREEZING INJURY: TRENCH FOOT

by | Nov 23, 2019 | Trivia | 0 comments

 NON FREEZING INJURY: TRENCH FOOT

Pernahkah Anda mendiamkan telapak kaki Anda terendam atau terpapar lingkungan lembab dalam waktu yang lama? Lalu, apa yang terjadi? Apakah kaki Anda terlihat bengkak, pucat, dan keriput? Hal tersebut disebut sebagai TRENCH FOOT. Temukan penjelasan lanjut mengenai TRENCH FOOT pada artikel di bawah ini.

 

 

Terlalu lama terpapar pada lingkungan lembab atau basah dapat mengakibatkan kerusakan jaringan di telapak kaki yang disebut sebagai trench foot. Kerusakan jaringan pada trench foot tidak menyebabkan jaringan kaki membeku sehingga disebut sebagai non-freezing injury. Trench foot ini dapat terjadi ketika telapak kaki dalam keadaan basah dan terpapar pada suhu 0oC hingga 15oC dalam waktu yang lama. Tingkat keparahan trench foot tergantung dari seberapa dingin suhu paparan, keadaan basah, serta seberapa lama telapak kaki terpapar kondisi tersebut. Trench foot telah dikenal pada masa perang dunia pertama, dimana para tentara perang menggunakan sepatu boot yang lembab dan dalam waktu yang lama. Pada masa sekarang trench foot masih kerap kali dialami terutama oleh para nelayan dan orang-orang yang melakukan kegiatan di air.

Trench foot ditandai dengan adanya bengkak pada kaki, pucat, kesemutan, mati rasa, bercak di kulit dan gatal. Hal ini terjadi karena pada trench foot terdapat kerusakan dari saraf, aliran darah, otot, dan kulit di telapak kaki. Telapak kaki juga dapat melepuh atau terbentuk gelembung berisi air yang sangat berisiko mengakibatkan infeksi.  Namun, masyarakat pada umumnya tidak menangani trench foot dengan serius.

Trench foot umumnya ditangani dengan melakukan penghangatan pada telapak kaki seperti mendekatkan ke api atau menjemurnya. Namun, hal ini dapat menyebabkan terjadinya kemerahan, terasa nyeri, dan terkadang sangat sensitif terhadap cahaya yang dapat berlangsung enam sampai sepuluh minggu. Telapak kaki juga dapat terluka atau timbul eschar hitam.

Adapun beberapa hal yang harus dilakukan untuk menangani trench foot, yaitu :

  1. Melepaskan alas kaki yang basah atau menjauhkan diri dari paparan suhu dingin
  2. Merendam kaki menggunakan air hangat dengan suhu sekitar 40oC hingga 42oC, dilanjutkan dengan pembalutan telapak kaki dengan bahan steril seperti kasa.
  3. Meninggikan kaki dan mengurangi aktivitas berjalan agar tidak semakin membengkak.
  4. Trench foot juga dapat sembuh dengan sendirinya.

Trench foot dapat dicegah dengan menggunakan alas kaki yang tepat dan tidak basah ataupun lembab. Menggerakan-gerakan kaki dapat dilakukan untuk menjaga aliran darah tetap baik di telapak kaki. Mengurangi penggunaan kaos kaki saat beristirahat maupun tidur juga dapat mencegah telapak kaki berada dalam kondisi lembab. Gantilah kaos kaki dan sepatu dua kali sehari, atau keringkanlah terlebih dahulu kaos kaki jika ingin menggunakannya kembali. Hindari merendam kaki di air ataupun lumpur serta lepaslah sesekali alas kaki untuk memperlancar sirkulasi darah ke telapak kaki.

 

Trench foot memang terlihat seperti hal yang sangat sederhana, namun apabila tidak ditangani dengan serius dapat menimbulkan kerusakan pada organ tubuh. Oleh karena itu, mari kita rawat kaki kita agar terhindar dari trench foot! Sampai jumpa sobat di Trivia selanjutnya…..!

 

SUMBER :

  1. MSD Manual Professional Edition. (2018). Nonfreezing Tissue Injuries-Injuries; Poisoning-MSD Manual Professional Edition. [online] Available at: https://www.msdmanuals.com/professional/injuries-poisoning/cold-injury/nonfreezing [Accessed 31 Jul.2018].
  2. Craig, J. (2018). What is trench foot? Signs, symptoms, and treatments. [online] BT.com. Available at: http://home.bt.com/lifestyle/health/health-concerns/what-is-trench-foot-signs-symptoms-and-treatments-11364145252456 [Accessed 31 Jul. 2018].
  3. William Morrinson, M. (2018). Trench foot: Symptoms, causes, treatment. [online] Medical News Today. Available at: https://www.medicalnewstoday.com/articles/320780.php [Accessed 31 Jul. 2018].